Home discover Niagara History Reservation Contact us

Hotel Niagara, yang berdiri sekitar tahun 1890-an pernah menjadi bangunan tertinggi pertama di asia, di rancang oleh seorang arsitek ternama dari brazil, Mr. Pinedo. Desain arsitek Hotel Niagara merupakan perpaduan arsitek bergaya brazil, belanda, china dan Victoria. Gedung yang tingginya mencapai 35m ini dibangun selama kurang lebih 15 tahun, dan diselesaikan pada akhir abad ke 19.

Semula gedung ini dimiliki oleh keluarga Liem Sian Joe, yang difungsikan sebagai villa keluarga, oleh karenanya ukuran kamar-kamar yang ada tergolong luas yaitu mencapai 5m x 6m.
Pada saat itu Lawang dikenal sebagai sebuah tempat peristirahatan terkenal selain karena udaranya yang sejuk juga karena pemandangan alam sekitarnya yang begitu indah dan hijau, karenanya pada zaman itu banyak berdiri villa-villa di sekitar kota Lawang. Villa ini difungsikan sampai pada sekitar tahun 1920, yang kemudian Liem Sian Joe sekeluarga hijrah ke Belanda.

Setelah ditinggal oleh pemiliknya villa tersebut lambat laun mulai jarang digunakan dan agak ditelantarkan selama bertahun-tahun, yang akhirnya pada tahun 1960 salah seorang ahli waris keluarga Liem Sian Joe menjualnya kepada seorang pengusaha yang berasal dari Surabaya bernama Ong Kie Tjai.

Setelah dilakukan sejumlah pembenahan mulai tahun 1964 gedung tersebut difungsikan sebagai hotel dan diberi nama Niagara Hotel. Sampai saat ini telah dilakukan sejumlah renovasi pada bangunan hotel kuno tersebut dengan sangat memperhatikan nilai sejarah yang tertinggal pada bangunan tersebut.